Analisa dan Perancangan System Part 2

Laporan studi kelayakan bertujuan menggambarkan permasalahan secara lebih rinci,dan laporan ini dibuat setelah disetujui oleh management.

ERD(Entity Relationship Diagram)
-Digunakan untuk menggambarkan hubungan antar penyimpanan yang terdapat pada DFD(Data Flow Diagram)
-Menggunakan sejumlah notasi/simbol untuk menggambarkan struktur dan hubungan antar data
-menggunakan 4 macam notasi yaitu : entity,attribut,line,hubungan

Entity : suatu objek yang dapat didefinisikan dalam lingkungan pemakai,sesuatu yang penting bagi pemakai dalam konteks system yang dibuat.

contoh : mahasiswa dalam persegi panjang😀 hehehe

Attribut : Entity yang memiliki elemen yang disebut dengan attribut yang berfungsi untuk menjelaskan karakter dengan entity.
contoh : NIM dalam Oval😀 heheheheh

line : berfungsi untuk menghubungkan attribut dengan entity dan atity dengan relationship(relasi)

HUbungan : entity dapat berhubungan satu dengan yang lainnya

Metode pengamatan Langsung(Observasi)
-Keuntungan metode ini :
– Data yang dikumpulkan melalui metode ini cenderung mempunyai keandalan yang tinggi
– Analisis sistem melalui metode ini dapat melihat langsung apa yang dikerjakan
– Dengan observasi analisis dapat menggambarkan lingkungan fisik dari kegiatan2 seperti penerangan,tata letak fisik peralatan.
– Dengan observasi analis sistem dapat mengukur tempat suatu pekerjaan

-Kerugian Metode ini :
-Biasanya orang yang diamati akan merasa risih/tidak nyaman
– Pekerjaan yang sedang di observasimungkin tidak mewakili sudut tingkat kesulitan yang ada
-Observasi dapat menganggu pekerjaan yang sedang dilakukan.
– Orang yang sedang diamati cenderung bekerja lebih baik,karena tahu sedang diamati.

Metode Pengambilan Sampel
3 Hal yang harus dipertimbangkan :
-Banyaknya sample harus cukup
-banyaknya sample dapat mewakili populasinya
-banyaknya sampel stabil

Cara pengambilan sampel
-secara keputusan (judgement sampel)
-Secara Statistik : -secara random sederhana
-secara sistematik
-secara bertingkat

A. Pengertian Tahap Analisis
Sebagai penguraian suatu sistem informasi yang utuh ke dalam bagian- bagian komponennya dengan maksud mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan- permasalahan, kesempatan- kesempatan, hambatan- hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diinginkan sebagai dapat diusulkan jawabannya.

B. Tujuan Tahap Analisis
– Memberi pelayanan kebutuhan informasi kepada pimpinan dalam melaksanakan kegiatan operasional
– Membantu para pengambil keputusan mendapatkan bahan pertimbangan sebagai tolak ukur terhadap hasil yang telah dicapai
– Mengevaluasi bentuk sistem yang berjalan/ lama, baik pengolahan datanya maupun pembuatan laporannya.
– Merumuskan tujuan- tujuan yang ingin dicapai
– Menyusun Rencana Pengembangan sistem dan langkah penerapannya.

C. Produk Akhir Tahap Analisis
– Menghasilkan laporan yang dapat menggambarkan sistem lama yang telah dipelajari dan masalahnya serta rancangan sistem baru/ usulan yang akan dikembangkan.

Proses- proses analisis
1. Mengidentifikasi masalah pada sistem yang lama/ berjalan
2. Memahami kerja dari sistem yang berjalan
3. Menganalisis hasil penelitian sistem yang berjalan
4. Membuat laporan hasil analisis sistem yang berjalan

Alat- alat Permodelan Analisis
1. STP (Statement Of Purpose) : berfungsi untuk menjelaskan fungsi sistem secara tekstual.
2. DFD (Data Flow Diagram) : befungsi untuk menjelaskan sistem secara logika.
3. DD (Data Dictionary = kamus data) : berfungsi untuk menjelaskan aliran data dan elemen data pada suatu DFD.
4. SE (Structured English) atau minispec : berfungsi untuk menjelaskan algoritma suatu program.
5. DTA (Desition Table) : berfungsi untuk memudahkan penyelesaian dan logika program yang kompleks.
6. ERD (Entity Relationship Diagram) : berfungsi untuk menjelaskan hubungan antar file pada suatu DFD.

Aturan pembuatan DFD:
1. Tidak boleh untuk menghubungkan eksternal entity dengan eksternal entity lainnya secara langsung.
2. Tidak boleh menghubungkan data store dengan data store lainnya secara langsung.
3. Tidak boleh menghubungkan data store dengan eksternal entity secara langsung.
4. Pada setiap proses harus ada data flow yang masuk dan data flow yang keluar demikian pun sebaliknya.
5. Tidak boleh ada proses dan arus data yang tidak memiliki nama, karena dapat mengakibatkan arus data yang tidak berhubungan tercampur.
6. Tidak boleh ada proses yang tidak memiliki nomor.

BAB VII Tahap Implementasi

A. Tujuan :
– untuk menguji rangkaian sistem baik s/w atau h/w sebagai sarana pengelola data dan penyaji informasi dalam bentuk sistem informasi terpusat.
– untuk melakukan penerapan serta peralihan sistem dari sistem yang lama/ berjalan kepada sistem yang baru sebagai keputusan akhir dari suatu pengembangan sistem.

B. Produk Akhir Tahap Implementasi
– Pedoman pengoperasian sistem serta jangka waktu pengoperasian sistem yang akan di implementasikan.

C. Kegiatan pada tahap ini:
– Pemilihan dan pelatihan personil
– Persiapan tempat, instalasi perangkat keras dan lunak
– Pembuatan program dan pengetesan program
– Pengetesan sistem
– Konversi sistem: Konversi langsung, konversi paralel, konversi per contohan, konversi bertahap.
– Review hasil implementasi.

->> Konversi Langsung
proses pengalihan sistem ini melakukan penggantian sistem yang lama dengan sistem yang baru secara langsung.

->> Konversi Paralel
Proses pengalihan sistem ini melakukan pengalihan sistem dengan mengoperasikan sistem yang baru secara bersama- sama selama periode waktu tertentu.

->> Konversi Percontohan
Pengalihan sistem dengan cara ini biasanya untuk sistem yang sama diterapkan pada daerah atau area yang berbeda/ banyak.

->> Konversi Bertahap
– Pengalihan sistem ini dilakukan dengan cara menerapkan masing- masing modul sistem yang berbeda secara urut.
– Tiap- tiap modul dioperasikan terlebih dahulu dan jika berhasil disusul dengan modul berikutnya.

Contoh kasus:
Kasus sistem komputerisasi nilai akhir pada “panca college” Jakarta.

A. Kegiatan Analisis dan dapat ilustrasi sistem nilai- nilai sbb:
1.0 Proses Pemasukan Data
Pada Setiap akhir perkuliahan data mahasiswa, data dosen, data mata kuliah dan data nilai akhir di masukkan ke komputer

1.1 proses entry data mahasiswa
Pada proses ini data yang dimasukkan berupa nim, nama mahasiswa, alamat dan jurusan.

1.2 Proses entry data dosen dan mata kuliah
pada proses ini data dosen dan mata kuliah di masukkan berupa kode mata kuliah, nama mata kuliah, nama dosen dan ruang.

1.3 Proses Entry data nilai
Pada proses ini data yang dimasukkan berupa nim kode mata kuliah dan nilai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: