Analisa Perancangan System

Komponen – komponen system adalah :

input –> proses –> Output

bagian dari proses : tujuan/sasaran , Batasan system , Pengawasan , sistem

Daur Hidup Komponen system adalah :
1.Fase memahami kebutuhan
2.Fase Pengembangan System
3.Fase Pemasangan System
4.Fase Pengoperasian System
5.Fase system menjadi usang

kualitas suatu informasi adalah informasi tersebut harus :
1.akurat artinya informasi tersebut harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bisa menyesatkan.
2.Tepat waktu artinya informasi tersebut harus datang ke penerima tidak dalam keadaan terlambat,bila terlambat maka informasinya menjadi usang.
3.Relevan artinya informasi tersebut memiliki manfaat bagi yang membutuhkannya.

Fungsi Analisis System adalah :
1.Mengidentifikasikan masalah-masalah kebutuhan pemakai system
2.Menyampaikan secara jelas dan detail sasaran/tujuan yang ingin dicapai oleh pemakai system.
3.Dapat menentukan alternatif pemecahan suatu masalah dengan tepat
4.Membuat rencana implementasi sistem.

Tugas Umum Analis system :
1.Mengumpulkan Data
2.Membuat suatu kesimpulan apakah suatu system berjalan / lama.
3.Membuat suatu sistem usulan/sistem baru
4.Membuat rencana biaya,waktu,dan tenaga kerja.
5.Mengontrol kegiatan dalam perancangan sistem baru.

Klasifikasi system :
1.system tentu –> System yang kondisi masa depannya dapat diprediksi.
2.System tak tentu –> system yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi.
3.System tertutup –> system yang tidak berpengaruh dengan lingkungan luarnya.
4.sistem terbuka –> sistem yang berhubungan langsung dengan lingkungan luarnya,oleh sebab itu system ini memerlukan pengendalian yang baik.
5.system tetap –> system yang hubungannya telah teraturdengan baik,bila salah satu elemennya terdapat kesalahan maka sistem tersebut akan berhenti.
6.System abstrak –> sistem yang berupa pemikiran / ide-ide yang tidak nampak secara fisik/sistem teolgi(sistem ketuhanan)
7.system alamiah –> system yang terjadi melalui proses alam dan tidak dibuat oleh manusia(sistem perputaran bumi)

Metodelogi pengembangan system :
1.mengumpulkan data awal,menyusun dan mengklasifikasi data awal tersebut
2.dari pengumpulan data tersebut dihasilkan rekomendasi dari sistem lama apakaha berjalan baik/tidak sebagai acuan untuk penyusunan sistem baru atau usulan.
3.tujuannya menghasilkan kesimpulan dari hal-hal tersebut di atas.

Brainware adalah setiap orang yang terlibat dalam kegiatan pemanfaatan komputer/ sistem pengolahan data. Brainware merupakan sumber inspirasi utama bagi terbentuknya suatu sistem komputer.

Menurut tingkat pemanfaatan terhadap komputer, Brainware digolongkan dalam empat tingkatan dimulai dari tingkatan yang tertinggi:

a. System Analyst: Penanggung jawab dan perencana sistem dari sebuah
proyek pembangunan sebuah sistem informasi khususnya yang memanfaatkan komputer
b. Programmer : Pembuat dan petugas yang mempersiapkan program yang dibutuhkan pada sistem komputerisasi yang dirancang
c. Administrator : Seseorang yang bertugas mengelola suatu sistem operasi dan program-program yang berjalan pada sebuah sistem/jaringan komputer
d. Operator : Pengguna biasa, hanya memanfaatkan sistem komputer yang sudah ada

tujuan tahap investigasi
1.untuk melihat dan mengevaluasi permintaan suatu pengembangan sistem itu benar ada atau tidak.
2.terdapat 2 kegiatan yaitu studi awal dan studi kelayakan.dimana
Kegiatan STUDI AWAL :
1.Mendifinisikan masalah (problem solve)
2.Menjelaskan Prosedur Sistem Berjalan (bisnis proses)
3.Membuat Alternatif Pemecahan Masalah
4.Mengklasifikasikan Permintaan BANGSISFO
5.Mengevaluasi SISTEM BERJALAN
Kegiatan STUDI KELAYAKAN :
1.Membuat Kesimpulan dari STUDI AWAL
2.Melihat Kelayakan Sistem yang akan dibangun

Tujuan tahap analisis:

* Untuk mendefinisikan berapa luas(scope) dan kasus bisnis untuk membangun sistem ini, termasuk penanganan resiko dan kriteria untuk sukses
* Untuk menghasilkan sebuah kesepakatan tentang kebutuhan sistem(ini sering berubah selama pembuatan sistem)
* Untuk mengindentikasikan obyek yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan
* Untuk mendefinisikan atribut dan tingkah laku(behavior) obyek ini.
* Untuk mendefinisikan hubungan dan pola komunikasi antar obyek;
* Untuk mencatat kejadian kejadian yang mungkin terjadi didalam sistem dan melukiskan jalannya obyek akibat event tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: