PEMILU 2009

Pemilu 2009,ini adalah pemilu ke-2 yang akan aku ikuti.aku mencoba untuk menjelaskan mengenai pemilu.

1.Pemilihan Umum Indonesia 1955 adalah pemilihan umum pertama di Indonesia dan diadakan pada tahun 1955. Pemilu ini sering dikatakan sebagai pemilu Indonesia yang paling demokratis.

2.Pemilu berikutnya diselenggarakan pada tahun 1971, tepatnya pada tanggal 5 Juli 1971. Pemilu ini adalah Pemilu pertama setelah orde baru, dan diikuti oleh 10 partai politik.

3.Pemilu-Pemilu berikutnya dilangsungkan pada tahun 1977, 1982, 1987, 1992, dan 1997. Pemilu-Pemilu ini diselenggarakan dibawah pemerintahan Presiden Soeharto. Pemilu-Pemilu ini seringkali disebut dengan Pemilu Orde Baru. Sesuai peraturan Fusi Partai Politik tahun 1975, Pemilu-Pemilu tersebut hanya diikuti dua partai politik dan satu Golongan Karya. Pemilu-Pemilu tersebut kesemuanya dimenangkan oleh Golongan Karya.Di saat-saat akhir pemilu era Soeharto,Megawati Soekarno Putri lewat partai PDI-nya digusur secara paksa ,yang hingga saat ini kebenaran mengenai siapa dalang dan bagaimana bisa sampai terjadi hal demikian masih menjadi misteri.Kubu PDI menjadi terpecah yaitu PDI pro SURJADI dan PDI Pro Mega.

4.Pemilu berikutnya, sekaligus Pemilu pertama setelah runtuhnya orde baru, yaitu Pemilu 1999 dilangsungkan pada tahun 1999 (tepatnya pada tanggal 7 Juni 1999) di bawah pemerintahan Presiden BJ Habibie dan diikuti oleh 48 partai politik.

Lima besar Pemilu 1999 adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Amanat Nasional.

Pada Pemilu kali ini lagi-lagi ambisi Megawati untuk menjadi presiden wanita pertama kandas,walaupun partainya memenangkan pemilu,namun pada saat pemilihan presiden dia kalah oleh GUSDUR, Ada banyak desas-desus yang beredar kalau megawati diganjal oleh rezim Soeharto(orde Baru) untuk bisa menjadi presiden,karena takut kejahatan mereka diungkap oleh megawati.

5.Pemilihan Umum Indonesia 2004 adalah pemilu pertama yang memungkinkan rakyat untuk memilih presiden secara langsung, dan cara pemilihannya benar-benar berbeda dari Pemilu sebelumnya. Pada pemilu ini, rakyat dapat memilih langsung presiden dan wakil presiden (sebelumnya presiden dan wakil presiden dipilih oleh MPR yang anggota-anggotanya dipilih melalui Presiden). Selain itu, pada Pemilu ini pemilihan presiden dan wakil presiden tidak dilakukan secara terpisah (seperti Pemilu 1999) — pada pemilu ini, yang dipilih adalah pasangan calon (pasangan calon presiden dan wakil presiden), bukan calon presiden dan calon wakil presiden secara terpisah.

Pentahapan Pemilu 2004
Pemilu ini dibagi menjadi maksimal tiga tahap (minimal dua tahap):
� Tahap pertama (atau pemilu legislatif”) adalah pemilu untuk memilih partai politik (untuk persyaratan pemilu presiden) dan anggotanya untuk dicalonkan menjadi anggota DPR, DPRD, dan DPD. Tahap pertama ini dilaksanakan pada 5 April 2004.

� Tahap kedua (atau pemilu presiden putaran pertama) adalah untuk memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden secara langsung. Tahap kedua ini dilaksanakan pada 5 Juli 2004.

� Tahap ketiga (atau pemilu presiden putaran kedua) adalah babak terakhir yang dilaksanakan hanya apabila pada tahap kedua belum ada pasangan calon yang mendapatkan suara paling tidak 50 persen (Bila keadaannya demikian, dua pasangan calon yang mendapatkan suara terbanyak akan diikutsertakan pada Pemilu presiden putaran kedua. Akan tetapi, bila pada Pemilu presiden putaran pertama sudah ada pasangan calon yang mendapatkan suara lebih dari 50 persen, pasangan calon tersebut akan langsung diangkat menjadi presiden dan wakil presiden). Tahap ketiga ini dilaksanakan pada 20 September 2004.

Pemilu Legislatif 2004

Pemilu legislatif adalah tahap pertama dari rangkaian tahapan Pemilu 2004. Pemilu legislatif ini diikuti 24 partai politik, dan telah dilaksanakan pada 5 April 2004. Pemilu ini bertujuan untuk memilih partai politik (sebagai persyaratan pemilu presiden) dan anggotanya untuk dicalonkan menjadi anggota DPR, DPRD, dan DPD. Partai-partai politik yang memperoleh suara lebih besar atau sama dengan tiga persen dapat mencalonkan pasangan calonnya untuk maju ke tahap berikutnya, yaitu pada Pemilu presiden putaran pertama.

Jadi Pemilu 2009 kali ini adalah pemilu ke sepuluh,pemilu yang akan memilih wakil rakyat langsung serta memilih presiden secara langsung.Menyimak dari hasil pemilu 2004 yang notabene banyak tidak memuaskan banyak rakyat terutama karena oleh eksekutif dan legislatif yang terkadang tidak berpihak kepada rakyat,maka pemerintah mengalami suatu sindrom PAranoid yang sangat hebat,yaitu khawatir akan tingginya kaum pemilih aktif yang tidak akan memberikan hak pilihnya,hal ini biasa disebut GOLPUT.

Sentimen agama dijadikan dasar untuk membuat rakyat Indonesia takut,karena dari KWI(konferensi Wali Gereja Indonesia),MUI(Majelis Ulama Indonesia),WALUBI dsb organisasi keagamaan lainnya yang ada di Indonesia telah mengeluarkan statement bahwa masyarakat wajib untuk memberikan hak pilihnya pada pemilu nanti,bahkan lembaga MUI men-fatwakan “HARAM” bagi umat muslim yang tidak memberikan hak pilihnya.

Apa sie yang terjadi sebenarnya???

Masyarakat pada dasarnya suka untuk memberikan suaranya,karena satu suara bisa membuat negeri ini jadi lebih baik atau tidaknya.

MAsyarakat melihat kinerja DPR dan MPR ,DPRD hanya mengambil keuntungan dari rakyat dan tidak atau kurang memihak kepada rakyat,bahkan terkesan kejar setoran untuk menutupi biaya yang habis setelah melaksanakan pemilu yang ongkos kampanye masing-masing pribadi berjumlah miliaran,serta harus setoran ke partai agar nomor urutnya bisa ada di deretan paling atas.

Masyarakat apatis terhadap kinerja mereka sehingga terlihat dan tergambar dari banyak lembaga survei kalau masayarakat akan enggan memilih,namun entahlah mampukah pemerintah meyakinkan rakyatnya untuk mau datang dan memberikan hak pilihnya????walaupun azas pemilu sendiri adalah LANGSUNG UMUM BEBAS DAN RAHASIA yang menurut saya adalah hak asasi untuk tidak memberikan suaranya di kata “BEBAS” tadi.am i rite??

tebakan saya suara yang sah pada pemilu 2009 nanti kurang dari 80 %. itupun pemilu pemilihan presiden,sedangkan pemilu pemilihan anggota DPR,MPR,dan DPRD suara yang sah di bawah 60%.

so buat wakil rakyat yang mau saya pilih,buatlah saya yakin dengan anda supaya saya bersedia datang ke bilik suara 9 April nanti.

cheers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: